Manchester United SEMANGAT!!!: Manchester United

Advertisement

Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Agustus 2014

Jersey dan jadwal pertandingan Manchester United musim 2014/2015

Musim baru sudah di mulai, Manchester United pun memulai era baru, yaitu era Louis van Gaal. Gue sebagai mancunian, optimis menghadapi musim baru, apalagi van Gaal kan pelatih bertangan dingin yang udah banyak bawa klub-klub besar (Ajax, Barcelona, Bayern Munchen, AZ Alkmaar) jadi juara dan membawa timnas Belanda jadi peringkat ketiga di Piala Dunia 2014 kemaren. Insya Allah van Gaal juga bisa membawa MU jadi juara di semua kompetisi yang diikuti yaaa :). Let's check this out jersey dan jadwal pertandingan Manchester United musim 2014/2015

Jersey Home


 Jersey Away


 Jersey Ketiga


Jadwal Pertandingan


GLORY GLORY MANCHESTER UNITED!!!

Sabtu, 26 Oktober 2013

Biografi Ryan Giggs


Ryan Joseph Giggs (lahir pada 29 November 1973) adalah seorang pemain sepak bola Welsh yang bermain di Manchester United. Dia membuktikan dirinya sebagai pemain sayap kiri sejak 1990-an dan terus dalam posisi ini dengan baik sampai tahun 2000-an, tetapi dalam tahun-tahun berikutnya ia semakin digunakan dalam pemain yang lebih menentukan sebagai playmaking. 

Giggs memegang sejumlah catatan sepak bola, termasuk yang menjadi pemain yang paling dihiasi dalam sejarah sepakbola Inggris. Pada tanggal 16 Mei 2009, ia menjadi orang pertama yeng mendapatkan 11 medali sebagai pemain sepak bola di divisi utama liga inggris. Giggs adalah pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan dua kali berturut-turut PFA Young Player of the Year penghargaan (1992 dan 1993) dan merupakan satu-satunya pemain yang telah bermain dan mencetak gol di setiap musim Liga Utama. 

Giggs merupakan pemain pertama dalam sejarah Liga Champions UEFA yang telah mencetak gol di 11 musim berturut-turut, dan yang terpilih ke dalam PFA Team of the Century tahun 2007, Premier Liga Inggris Tim Liga Dasawarsa, pada tahun 2003, serta Piala FA Tim of the Century. Giggs juga satu-satunya pemain Amerika telah memainkan di semua 11 Premier League dan tim yang memenangkan tiga tim yang memenangkan Piala Liga. Pada UEFA 2008 Final Liga Champions, diadakan pada tanggal 21 Mei 2008, Giggs Sir Bobby Charlton melampaui rekor 758 penampilan bagi Manchester United untuk menjadi klub's all-time pemimpin dalam penampilan. 




Pada tingkat internasional, Giggs bermain untuk tim nasional welsh sebelum pensiun dari sepakbola internasional pada tanggal 2 Juni 2007, dan merupakan pemain termuda yang pernah mewakili negaranya. Serta banyak penghargaan Giggs telah diterima dalam sepakbola seperti yang disebutkan di dalam Football League 100 Legends, ia diangkat sebagai OBE di Queen's 2007 Birthday Honours List, dan diangkat ke dalam bahasa Inggris Football Hall of Fame pada tahun 2005, untuk jasa ke Bahasa Inggris Sepakbola. Ia diangkat sebagai BBC Sports Personality of the Year pada tahun 2009.

Ryan Joseph Wilson dilahirkan di St David's Hospital di Kanton, Cardiff, Wales, kepada Danny Wilson, seorang pemain rugby union untuk Cardiff RFC, dan Lynne Giggs (sekarang Lynne Johnson). Sebagai seorang anak, Giggs dibesarkan di Ely, pinggiran barat Cardiff, tetapi menghabiskan banyak waktu bersama ibunya dan bermain sepak bola di jalan-jalan di luar rumah mereka di Pentrebane. Pada tahun 1980, ketika Giggs berusia enam tahun, ayahnya rugby mendapatkan tugas kerja ke Swinton RLFC, memaksa seluruh keluarga untuk bergerak ke utara ke wilayah Swinton Salford, Greater Manchester. Perpindahan itu membuat gigs sangat sedih, karena Giggs sangat dekat dengan kakek-neneknya di Cardiff, tapi ia akan sering pulang ke sana bersama keluarganya di akhir pekan atau pada liburan sekolah. 





Setelah pindah ke Manchester, Giggs bermain untuk tim lokal, Deans FC, yang dilatih oleh Manchester City Dennis Schofield. Pertandingan pertamanya untuk Deans berakhir dengan kekalahan 9-0 Stretford, tapi bagaimanapun, banyak orang berkomentar bahwa Giggs telah menjadi pemain terbaik di lapangan hari itu. Schofield merekomendasikan Giggs ke Manchester City, dan ia menandatangani School of Excellence mereka. Sementara itu, Giggs terus bermain untuk Salford Boys, yang kemudian mencapai final Piala Sekolah Granada kompetisi di Anfield pada tahun 1987. Giggs menjadi kapten tim Salford dan meraih kemenangan atas Blackburn bersama rekan-rekanya, dan piala itu diberikan kepadanya oleh kepala Liverpool Ron Yeats. Yeats terkesan dengan kinerja Giggs, dan akan merekomendasikan dia untuk manajer Liverpool Kenny Dalglish.

Giggs mewakili Inggris pada tingkat sekolah (menggunakan nama Ryan Wilson) bermain di Stadion Wembley melawan Jerman pada tahun 1989. Ryan mengubah namanya pada usia 16 tahun, ketika ibunya menikah lagi dengan seorang pria bernama Richard Johnson. Orang tuanya telah berpisah dua tahun sebelumnya. Maka Lawrie McMenemy pelatih Inggris U-21 tim, memeriksa untuk melihat apakah memenuhi syarat Giggs bermain untuk Inggris. Tetapi Lawrie McMenemy menemukan bahwa Giggs punya keturunan inggris dari kakek-neneknya, dan karenanya hanya memenuhi syarat tersebut gigs bermain untuk Wales.





Manchester United

Giggs bermian dengan MU pertama pada musim 1990-91 dan menjadi pemain reguler sejak musim 1991-92. Dia memegang rekor klub untuk tampil kompetitif, dan rekor klub tim piala yang dimenangkan oleh seorang pemain. Sejak tahun 1992, ia telah mengumpulkan 11 Premier League pemenang medali, empat pemenang medali Piala FA, tiga pemenang medali Piala Liga dan dua pemenang medali Liga Champions. Ia juga memiliki medali runner-up dari Liga Champions, 2 Piala FA dan 2 final Piala Liga. Dalam beberapa tahun terakhir, Giggs telah menjadi kapten tim dalam berbagai kesempatan, terutama di musim 2007-08 ketika kapten reguler Gary Neville dikesampingkan dengan berbagai cedera. Giggs adalah satu-satunya pemain yang bermain setiap musim liga Premier untuk satu buah klub dan menyumbangkan skor dalam setiap musim Liga Utama untuk klub mana pun.


Ini dia foto-foto Giggs dari musim ke musim :

Keren ya bro, kuat banget Giggs main sampe umur 40 tahun padahal dia posisi nya gelandang, living legend baget daah.

Sumber: 
http://info-biografi.blogspot.com/2010/03/biografi-ryan-joseph-giggs.html (dengan berbagai tambahan)

Minggu, 30 Juni 2013

Jadwal pertandingan Manchester United musim 2013/2014



Manutd - PL Fixtures Season 2013/2014

August
17 – Swansea (A)
24 – Chelsea (H)
31 – Liverpool (A)

September
14 – Crystal Palace (H)
21 – Manchester City (A)
28 – West Brom (H)

October
5 – Sunderland (A)
19 – Southampton (H)
26 – Stoke City (H)

November
2 – Fulham (A)
9 – Arsenal (H)
23 – Cardiff (A)
30 – Tottenham (A)

December
3 – Everton (H)
7 – Newcastle (H)
14 – Aston Villa (A)
21 – West Ham (H)
26 – Hull City (A)
28 – Norwich City (A)

January
1 – Tottenham (H)
11 – Swansea (H)
18 – Chelsea (A)
28 – Cardiff (H)

February
1 – Stoke City (A)
8 – Fulham (H)
11 – Arsenal (A)
22 – Crystal Palace (A)

March
1 – Manchester City (H)
8 – West Brom (A)
15 – Liverpool (H)
22 – West Ham (A)
29 – Aston Villa (H)

April
5 – Newcastle (A)
12 – Hull City (H)
19 – Everton (A)
26 – Norwich City (H)

May
3 – Sunderland (H)
11 – Southampton (A)


sumber : unitedbuzzz.com

Kamis, 09 Mei 2013

Kutipan-Kutipan Menarik dari Sir Alex Ferguson





8 Mei 2013 akan menjadi hari yang bersejarah karena salah satu manajer legendaris di tanah Inggris Raya, Sir Alex Ferguson, mengumumkan akan pensiun pada akhir musim. Selama karier kepelatihannya di Manchester United, ia pernah mengeluarkan berbagai pernyataan menarik. Apa saja?

Selama 26 tahun masa kepelatihannya di Old Trafford, Fergie meraih banyak trofi. Selama masa itu dia juga mengeluarkan banyak komentar terkait lawan, pemain, bahkan wasit.

Beberapa di antaranya terdengar lucu dan beberapa lainnya terdengar provokatif. Berikut adalah kutipan komentar Fergie.

Kepada Ryan Giggs: "Saya ingat pertama kali saya melihatnya. Dia berusia 13 tahun dan melayang di atas tanah seperti seekor cocker spaniel (jenis anjing) mengejar selembar kertas perak yang tertiup angin."

Kepada Gary Neville: "Jika dia satu inchi lebih tinggi dia akan jadi bek tengah terbaik di Inggris Raya. Ayahnya bertinggi 6 kaki 2 inchi (188 cm). Saya akan mengecek tukang susunya."

Kepada Paul Ince: "Dulu saya punya pepatah bahwa ketika seorang pemain berada di puncak permainan, dia merasa seolah-olah dia bisa mendaki Everest dengan sandalnya. Seperti itulah dia."

Saat juara Liga Champions 1999: "Saya tidak bisa mempercayainya. Saya tidak bisa mempercayainya.Football.. Bloody Hell."

Kepada Liverpool: "Tantangan terbesar saya bukanlah apa yang terjadi saat ini, tantangan saya adalah menyingkirkan Liverpool dari takhta mereka. Catat omongan saya."

Insiden sepatu terbang David Beckham: "Itu adalah insiden aneh. Jika saya mencobanya 100 atau satu juta kali itu tidak bisa terjadi lagi. Jika saya bisa mengulanginya maka saya akan terus bermain!"

Kepada Filippo Inzaghi: "Anak laki-laki itu pasti terlahir offside."

Kepada Arsene Wenger: "Mereka berkata dia adalah orang yang pintar bukan? Bisa berbicara dalam lima bahasa. Saya punya anak berusia 15 tahun dari Pantai Gading yang bisa lima bahasa!"

Kepada Jose Mourinho: "Dia penuh dengan keramahan, memanggil saya big boss dan big man ketika kami mengadakan minum bersama setelah pertandingan leg pertama. Tapi akan sangat membantu jika sambutannya diiringi oleh segelas anggur yang layak. Apa yang dia berikan kepadaku adalah cairan penghilang cat!"

Kepada wasit Alan Wiley: "Kecepatan pertandingan membutuhkan seorang wasit yang fit. Ini adalah sebuah tuntutan atas pertandingan kami. Anda melihat wasit-wasit luar yang fit seperti anjing milik tukang daging. Kami punya beberapa yang fit. Dia tidaklah fit. Dia butuh 30 detik untuk mengkartu pemain. Dia butuh istirahat. Ini konyol."

Kepada Manchester City: Kadang-kadang Anda punya seorang tetangga yang berisik. Anda tak bisa melakukan apa-apa. Mereka akan selalu berisik. Anda cuma bisa melanjutkan hidup dan menyalakan televisi lalu menyetel volumenya keras-keras."

Saat MU meraih gelar ke-19: "Melewati Liverpool tidak berarti apa-apa. Jauh lebih penting bahwa United adalah tim terbaik di negara ini dalam hal memenangi gelar."




"We will missed you Sir"

(roz/krs)

Sumber : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/05/08/183937/2241507/72/kutipan-kutipan-menarik-dari-sir-alex

Biografi Sir Alex Ferguson




Kabar mengejutkan datang dari klub kesayangan gue Manchester United. Klub yang sudah dipastikan merengkuh gelar juara pada musim ini akan ditinggalkan sang manajer, Sir Alex Ferguson. Dikutip dari dailymail, Ferguson mengumumkan bahwa musim ini adalah musim terakhir ia menukangi Manchester United. Telah banyak gelar yang diraih oleh Sir Alex Ferguson selama menjadi pelatih. Maka dari itu kali ini gue akan memposting  profil dan biodata lengkap Sir Alex Ferguson dan juga gelar juara yang telah opa fergie raih, let's check this out




Profil Dan Biodata Lengkap Sir Alex Ferguson


Informasi Pribadi

Nama lengkap : Alexander Chapman Ferguson
Tanggal kelahiran : 31 Desember 1941 (umur 71)
Tempat kelahiran : Glasgow, Skotlandia
Posisi bermain : Striker (telah pensiun)


Karier senior

Tahun Tim Tampil (Gol)
1957–1960 Queen's Park 32 (11)
1960–1964 St. Johnstone 37 (19)
1964–1967 Dunfermline Athletic 88 (66)
1967–1969 Rangers 41 (25)
1969–1973 Falkirk 106(37)
1973–1974 Ayr United 24 (9)

Kepelatihan

1974 East Stirlingshire
1974–1978 St. Mirren
1978–1986 Aberdeen
1985–1986 Skotlandia
1986– 2013 Manchester United


Profil Alex Ferguson

Sir Alexander Chapman "Alex" Ferguson CBE (lahir 31 Desember 1941 di Govan, Glasgow) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola berkebangsaan Skotlandia, yang saat ini sedang menangani Manchester United F.C. dan akan pensiun pada akhir musim ini, di mana dia telah bertugas lebih dari 1000 pertandingan. Dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia, dia telah memenangkan lebih banyak trofi daripada pelatih manapun sepanjang sejarah sepak bola Inggris. Dia telah menangani Manchester United sejak tanggal 6 November 1986. Berikut daftar gelar juara yang telah diraih oleh Sir Alex Ferguson: 

Klub St Mirren
1 kali menjadi juara Divisi Pertama Skotlandia (divisi level dua) pada 1976-1977.
Klub Aberdeen 
3 kali meraih juara Liga Utama Skotlandia: 1979-1980, 1983-1984, 1984-1985
4 kali menjadi juara Piala FA Skotlandia: 1981-1982, 1982-1983, 1983-1984, 1985-1986
1 kali juara Piala Liga Skotlandia: 1985-1986
1 kali juara Piala European Cup Winners: 1982-1983
1 kali juara Super UEFA: 1983
Klub Manchester United
13 kali meraih juara Liga Utama Inggris (Liga Premier): 1992-1993, 1993-1994, 1995-1996, 1996-1997, 1998-1999, 1999-2000, 2000-2001, 2002-2003, 2006-2007, 2007-2008, 2008-2009, 2010-2011, 2012-2013
5 kali juara Piala FA: 1989-1990, 1993-1994, 1995-1996, 1998-1999, 2003-2004
4 kali menjadi juara Piala Liga: 1991-1992, 2005-2006, 2008-2009, 2009-2010
10 kali juara Charity/Community Shields: 1990 (berbagi), 1993, 1994,
1996, 1997, 2003, 2007, 2008, 2010, 2011
2 kali meraih juara Liga Champions: 1998-1999, 2007-2008
1 kali juara Piala European Cup Winners: 1990-1991
1 kali juara Piala Super UEFA: 1991
1 kali menjadi juara Piala Intercontinental: 1999
1 kali juara Piala Dunia Klub FIFA: 2008


"We will missed you Sir"

Sumber :  http://profilbintang.blogspot.com/2011/05/biografi-lengkap-alex-ferguson.html , http://www.pesatnews.com/read/2013/04/23/26104/sir-alex-pelatih-tersubur-raih-trofi , http://www.sooperboy.com/articles/view/sir-alex-ferguson-lepas-jabatan-manajer-manchester-united#.UYqtIKJTBcU
dengan berbagai tambahan

              

Rabu, 23 Januari 2013

11 Pemain Terbaik MU Sepanjang Sejarah Manchester United

Memilih 10 pemain MU terbaik sepanjang sejarah bukanlah hal mudah karena MU adalah klub besar dengan sejarah yang luar biasa dan mempunyai banyak deretan pemain bagus dan berkelas. Walaupun begitu, jika dipersempit, era yang menonjol selama perjalanan panjang United mulai dari 1878 ketika masih bernama Newton Heath sampai sekarang adalah era Matt Busby yang terkenal dengan Busby Babes nya dan tentu saja era Ferguson karena sebenarnya dia sendirilah yang berada di posisi teratas jika kita bicara tentang legenda secara keseluruhan. Meskipun tentu saja ada banyak pemain hebat lain selain era tersebut, tetapi saya pikir dua era tersebut adalah sesuatu yang sangat tidak bisa kita tinggalkan.

1) George Best




Simply the best. Genius. Pernah mencetak gol enam gol dalam satu pertandingan. Publik lokal Irlandia Utara (negara asal George Best) sering berkata,” Maradona good; PelĂ© better; George Best”. Pemain ini tahun 1999 masuk di posisi 11 dalam IFFHS European Player of the Century election, dan juga ranking 16 di the World Player of the Century election. Best mengkombinasikan akselerasi, dua kaki, keseimbangan, dan kemampuan menjaga bola dan mengelabui pemain lawan yang luar biasa. Bahkan banyak orang mengatakan dia mirip Lionel Messi di masa lampau. Ketika George Best masih berusia 23 tahun, dia sudah bermain sebanyak 300 kali untuk United dan merupakan pemain paling populer di dunia saat itu. Meskipun dia pensiun dini di usia 27, tetapi George Best adalah pemain paling bertalenta di era Matt Busby, dan dialah the truly Busby Babes. Dia juga seorang superstar di masanya, mirip dengan David Beckham saat ini. Best adalah sosok yang berhasil meningkatkan derajat sepakbola dari permainan para pekerja menjadi hiburan masa kini. Salah satu quotesnya yang terkenal adalah: “I once said Gazza's IQ was less than his shirt number and he asked me: "What's an IQ?”

2) Ryan Giggs
Salah satu winger terbaik dalam sejarah MU dan mungkin juga Eropa. The Welsh Wizard adalah pemegang rekor caps terbanyak untuk MU (melewati rekor Bobby Charlton), dan masih aktif bermain sampai saat ini. Winger kidal ini terkenal akan akselerasinya yang cepat menyisir sisi kiri lapangan dan di usia yang semakin bertambah, dia lebih visioner dengan umpan-umpannya yang akurat. Gol melawan Arsenal di semifinal FA Cup tahun 1999 mungkin adalah gol terbaiknya. Berlari membawa bola lebih dari setengah lapangan setelah memotong umpan dari Vieira, dia melewati 4 pemain Arsenal dan di sudut sempit dia berhasil menaklukkan David Seaman lewat tendangan kerasnya. Selain itu di tahun yang sama dia juga berhasil membuat gol di masa injury time yang menyelamatkan MU dari kekalahan atas Juventus pada semifinal leg I Champions League di Old Trafford. Giggs merupakan salah satu pemain penting dalam keberhasilan MU meraih treble winner di tahun 1999. Giggs sekarang bersama Paul Scholes, sebagai pemain yang tersisa sejak memenangi treble, memimpin barisan muda MU mencoba meraih trofi ke 20 Liga Inggris. Giggs juga dinobatkan sebagai pemain terbaik United sepanjang masa dalam polling internasional di tahun 2011 lewat web resmi klub.

3) Bobby Charlton
17 tahun menjadi pemain MU dan merupakan pencetak gol terbanyak bagi MU sepanjang masa, 249 gol dari 758 pertandingan. Bobby Charlton juga merupakan kunci penting MU meraih gelar European Cup atau sekarang lebih dikenal dengan Champions League di tahun 1968, mengikuti gelar Liga di tahun sebelumnya. Rataan gol nya mungkin bukan yang paling bagus, tetapi dia adalah figur penting dalam kesuksesan MU meraih kejayaan di masanya. Dia juga pemegang rekor penampilan terbanyak kedua untuk MU di bawah Ryan Giggs. Pemenang Ballon D’Or tahun 1966, di tahun yang sama dia menjadi skuad Inggris yang berhasil memenangi Piala Dunia, satu-satunya gelar mayor bagi Inggris yang pernah mereka dapat. Ada sedikit cerita menarik ketika MU melawan Munchen di final Champions League 1999. Bobby Charlton sudah meninggalkan bangku penonton ketika pertandingan memasuki menit ke 90. Ketika dia berada di luar, dia mendengar sorakan penonton dan tahu bahwa United berhasil menyamakan kedudukan. Sir Bobby berusaha cepat-cepat kembali lagi ke bangku penonton tetapi ternyata ada sorakan lagi sesaat sebelum dia masuk ke tribun dan dia menyadari bahwa dia ketinggalan dua gol telat United yang berhasil membalikkan kedudukan.

4) Denis Law
Striker tertajam milik MU. Finisher terbaik dan Law duduk di posisi kedua di barisan daftar pencetak gol terbanyak untuk MU sepanjang masa. Dia sangatlah tajam. 46 gol yang dicetaknya di musim 1963-1964 membuatnya menjadi pemain United yang mencetak gol paling banyak di semua kompetisi dalam satu musim. Dia juga mencatatkan hattrick terbanyak untuk MU yaitu sebanyak 18 kali. Mengantar MU menjuarai liga di musim 1964/1965 (sekaligus menjadi top scorer liga) dan 1966/1967. Salah satu skuad yang membawa MU menjadi juara Liga Champions (European Cup) di tahun 1968 meskipun di semifinal dan final dia tidak bermain. Legenda ini telah dibuatkan patungnya di stadion Old Trafford, berdampingan dengan Bobby Charlton dan George Best, dan merupakan pemain idola dari Alex Ferguson. Walaupun begitu, pemain ini pernah membuat fans United sakit hati di tahun 1974 ketika membela Manchester City, gol nya mengirim United degradasi ke divisi dua saat derby Manchester. Law mengaku bahwa dia sangat sedih dan sebenarnya tidak ingin mencetak gol yang kemudian membawa United turun kasta, karena perasaan bersalahnya terus dibawa sampai sekarang.

5) Paul Scholes
Jika dalam dunia sepakbola ada istilah tentang fantasista, maka di MU bagi saya Scholes adalah orangnya meskipun dia bukanlah seorang attacking midfielder atau free role yang lazim bagi seorang fantasista. Paul Scholes adalah gelandang komplet. Seorang passer dan pembagi bola yang bagus, umpan side to side maupun satu dua sentuhan yang akurat, box to box, dan shooter jarak jauh yang spesial. Saya selalu mengingat gaya klasik 4-4-2 monoton MU dimana Scholes sering memberi umpan diagonal area kepada Giggs di sisi kiri ataupun Beckham di sisi kanan dengan sangat tepat. Scholes adalah idola Xavi muda, dan di usianya yang sudah 38 tahun, kemampuannya masih terhitung yang terbaik di antara semua gelandang MU meski fisik, stamina, power, dan shoot jarak jauhnya sudah menurun.

6) Eric Cantona
Cantona adalah pemain yang pintar, flamboyan, dan punya pengaruh sangat penting dalam permainan United. Publik tentu masih mengingat tendangan kungfunya kepada seorang penonton sebagai hal negatif yang melekat padanya, tetapi dia adalah pemain yang istimewa. Cantona bergabung dengan MU di pertengahan musim 1992/1993, dan membantu MU meraih gelar Liga secara mengejutkan karena dalam setengah musim sebelum dia datang, MU dalam posisi tertinggal dengan Aston Villa, Blackburn Rovers, dan Queen Park Rangers. Cantona membawa gelar Liga lagi bagi MU di musim berikutnya dan menjadi duet maut bersama Mark Hughes dengan di belakangnya ada gelandang kreatif macam McClair. Selain gelar Liga, Cantona juga memenangi FA Cup dan PFA Player of the Year. Kehebatan Cantona ternyata diikuti perangainya yang bengal. Sering mendapat kartu merah, pernah meludah kepada seorang penonton, menendang pemain Crystal Palace diikuti dengan kungfu kick nya ke arah suporter Palace. Cantona dianggap membawa perbedaan di MU, ketika dia tidak sedang main karena masih dalam masa hukuman larangan bertanding, MU kalah dalam perebutan gelar melawan Blackburn. Di musim berikutnya Cantona comeback ke lapangan dan kembali membawa United meraih double winner, gelar Liga dan FA cup. Yes, he is the King, mengantar United meraih 4 gelar Liga dalam 5 musim (1 musim runner up karena Cantona menjalani masa hukuman) cukup untuk membuatnya masuk dalam daftar legenda United.

7) Peter Schmeichel
The Great Dane. Kiper terbaik yang pernah dimiliki MU dengan fisiknya yang tinggi besar dan aksi-aksi penyelamatannya yang spektakuler. Bermain dari tahun 1991-1999 untuk MU dengan total 292 pertandingan di Liga. Schmeichel di tahun 1992 dan 1993 terpilih sebagai “The World’s Best Goalkeeper”. Schmeichel juga mempunyai catatan clean sheet ratio yang paling tinggi dalam sejarah Premier League dengan 46% dari total bermain yang berakhir dengan tanpa kebobolan. Dia menutup karir di United dengan gemilang, meraih treble di tahun 1999 dan juga menjadi kapten di final Champions League melawan Munchen yang dimenangkan MU dengan sangat dramatis. Aksi penyelamatannya ketika melawan Arsenal pada semifinal FA Cup di musim 1998/1999 mungkin yang paling banyak dikenal dan diingat orang. Dia mementahkan tendangan pinalti Dennis Bergkamp di injury time babak kedua yang membawa pertandingan ke extra time dan kemudian gol spektakuler Giggs mengantar kemenangan MU.

8) Christiano Ronaldo
Ronaldo adalah fenomena. Dia dibeli karena penampilan luar biasanya ketika MU menghadapi klub nya saat itu, Sporting Lisbon, dalam sebuah partai persahabatan yang dimenangkan Sporting dengan skor 3-1. Ronaldo sendiri mencetak 2 gol untuk kemenangan Sporting. Dalam perjalanan pulang, para pemain United membicarakannya dan akhirnya kemudian dia didatangkan ke Old Trafford pada tahun 2003 untuk mewarisi nomor 7 milik David Beckham. Tidak diragukan lagi, dia adalah salah satu talenta terbaik milik MU. Sebagai seorang winger, Ronaldo sangat tajam. Dia bisa mencetak gol melalui kepala, kaki kanan, maupun kaki kirinya. Seorang eksekutor pinalti dan tendangan bebas yang mumpuni, pelari yang sangat cepat di lapangan bahkan ketika dia masih membawa bola, selain itu kemampuannya melewati pemain lawan membuat klub lain selalu menempel Ronaldo dengan dua pemain ketika dia membawa bola. Tahun 2008 adalah tahunnya Ronaldo. Dia seolah memenangkan semuanya sendirian. Membawa pulang semua gelar individual dan membawa United meraih duoble winner (Premier dan Champions League). Ronaldo meninggalkan United tahun 2009, memecahkan rekor transfer dunia senilai 80 juta pound dan memulai masa legendarisnya di Real Madrid.

9) Bryan Robson
Long lasting captain. Dia bergabung dengan MU sejak tahun 1981 dan 10 tahun lebih menjadi kapten MU bukanlah catatan yang dapat diremehkan. Sebelum Cantona menjadi kapten dan memulai era keemasannya sendiri, Robson adalah pemilik nomor keramat 7 serta pemimpin sejati di lapangan. Robson menjuarai gelar liga pertamanya di tahun 1992-1993 setelah 11 tahun karirnya bersama MU dimana MU mulai membeli Eric Cantona yang menjadi suksesornya. Robson di musim berikutnya menyerahkan nomor 7 nya kepada Cantona meskipun dia masih menjadi kapten jika dia tampil sebagai pemain utama. Robson juga masuk daftar sebagai “Football League 100 Legends” di tahun 1998 dan catatan unik lain yaitu Robson masuk salah satu dari “16 greatest players West Bromwich Albion” dalam polling menyambut ulang tahun ke-125 klub tersebut.

10) Roy Keane

 

Saya dalam keadaan sangat dilema ketika harus memilih Roy Keane atau Wayne Rooney di daftar ini, tetapi saya yakin Rooney akan masuk daftar, bahkan di nomor satu, ketika nanti dia pensiun sebagai pemain Manchester United. Untuk Roy Keane, dia adalah tipe pemain yang akan dibutuhkan semua manager/pelatih di muka bumi untuk ditempatkan di tengah. Dia tidak pernah mundur dari konfrontasi, ball winner, mengcover lapangan tengah dengan sangat luar biasa, dan kadang mencetak gol penting. Pemain ini tidak pernah sepi dari kontroversi dan lumayan sering mendapat kartu merah. Walaupun begitu, Roy Keane selalu memberikan 100 persen dari dirinya. Partai yang paling banyak diingat orang adalah ketika melawan Juventus di semifinal Liga Champions tahun 1999, dia bermain luar biasa dan berhasil membawa MU membalikkan kedudukan dengan skor 3-2 setelah tertinggal 2-0. Lampard pernah berkata kalau pemain yang paling dia takuti adalah Keane. Lampard akan lebih memilih cepat-cepat mengoper bola daripada harus berhadapan dengan Roy Keane.

11) David Beckham
  
David Robert Joseph Beckham saat itu masih berusia 12 tahun, beckham kecil bergabung bersama Totenham Hotspur. Karena keindahan nya dalam mengolah bola, akhirnya masa-masa remaja nya ia lewati sebagai pemain Bola Manchester United pada saat itu beckham masih beranjak remaja yakni 16 tahun, pertama tama, Fergie mendapatkan kecaman karena telah merekrut Beckham yang pada saat itu tergolong sangat muda, namun akhirnya Beckham menunjukan kalau pilihan yang dilakukan Fergie itu benar, kepiawaian Beckham membuat fergie menarik nya sebagai tim inti Manchester United, pada tahun 2003 beckham mulai aktif sebagai squad inti di MU, dan berhasil menciptakan 62 gol dari 265 laga bersama MU.

Sumber : http://www.bolatotal.com/beritabotoligans-342-pemain-terbaik-mu-sepanjang-sejarah-manchester-united.html
(dengan berbagai tambahan)